Temen gue, cuma upload doang kok laku aja ya jualannya? Hal yang membingungkan bukan.
Padahal dia gak iklan, gak endorse, tapi ada aja loh yang beli.
Jangankan Anda saya juga kadang penasaran, kalau ada temen sendiri yang serupa demikian.
Kalau dibawa ke ranah religius, yaa sudah memang itu rejekinya dia dari yang Di-Atas.
Baca Juga :
Jika Didalami
Pasti ada sebuah pola yang bisa kita temukan. Dan hal tersebut yang membuat toko teman kamu menjadi pilih customer.
Kemungkinannya ada banyak, tinggal kamu cocokkan lagi aja. Karena kalau ditanya ke temen kamu, pasti jawabannya "gue juga gak tau kenapa, orang cuma upload-upload doang.
Pertama
Kamu bisa melihat faktor niche dan keyword. Apakah niche yang dia ambil potensial? apakah keyword yang dia pakai kena di market?
Kedua
Pola Hashtag yang digunakan, coba perhatikan polanya. Karena salah satu faktor organik reach adalah Hashtag.
Ketiga
Check harga yang dia pasang pada jualannya. Bandingkan dengan yang lain.
Keempat
Lihat cara dia posting konten-kontennya. Domain video atau gambar, domain carousel atau single image. Dan jangan lupa check IG storiesnya. Berapa banyak dia post perhari, seberapa sering dia komunikasi di IG Stories dengan followers. Seperti apa stle komunikasi dia.
Kelima
Faktor eksternal yang membuat olshopnya bisa di reach lebih banyak orang. Misalnya ketika beberapa konten dia masuk ke halaman explore.
Keenam
Cehck juga faktor internal dia. Apakah dia dibantu teman-temannya yang lain untuk promosi atau customernya yang membantu mempromosikannya.
Nge-breakdown kaya gini sebenarnya hal yang gak penting-penting amat kalau usaha dia gak sekategori dengan kita.
Tapi akan menjadi penting kalau kita ingin mempelajarinya, Kan siapa tau bisa diterapkan di jualan kita.
Saya punya temen yang jualan tanaman hias, bonsai. Gak tau kenapa beberapa waktu ini dia cerita kalau lonjakan permintaan dari sosial media naik pesat.
Padahal dia cuma posting-posting biasa doang, gak iklan, gak apa.
Setelah saya coba breakdown, ternyata faktor x nya adalah hashtag yang di gunakan serta konten yang di post masuk ke halaman explore dengan target yang tepat. Yaitu penyuka hal-hal itu.
Pasti pada nanya, kontennya kaya apa min yg temen mimin?
Jawabannya : dia record di Tiktok post disana, terus di download kontennya tadi di post di IG
Konten-konten yg pake musik-musik gitu sambil dia nunjuk-tunjuk ada text nya.
Dia riset hashtagnya juga sederhana, cuma ngikutin suggest dari IG
Caranya udah pernah saya share di Youtube channel : carajualan







0 Komentar